Pemrograman berorientasi objek diciptakan untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada dalam kehidupan nyata. Dalam paradigma ini, sesuai dengan model kehidupan nyata, segala bagian dari suatu permasalahan adalah objek. Objek-objek ini kemudian juga dapat berupa gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil.
Contoh : membuat sebuah segitiga dengan elemen tanda bintang.Source Code :
class SegitigaBintang {
public static void main(String [] args){
int i,j,k,l=5;
for(i=1;i<=l;i++){
for(j=l;j>i;j--){
System.out.print(" ");
}
for(k=1;k<=i;k++){
System.out.print(" *");
}
System.out.print("\n");
}
}
}Penjelasan :“l=7″ dipakai sebagai batas.
“for” yang pertama berfungsi untuk menghitung banyak elemen ke samping(horizontal).
“for” yang kedua berfungsi sebagai penghitung elemen dari bawah ke atas(j–), dan mengisinya dengan tanda spasi, sehingga seolah ada segitiga siku-siku kosong dengan pusat di kiri atas.
“for” yang ketiga berfungsi sebagai penghitung elemen ke bawah dan mengisi dengan ” *”. Diisikan spasi sebelum tanda bintang agar terbentuk segitiga sama sisi, jika tidak maka hanya segitiga siku-siku saja yang akan terbentuk.
“\n” befungsi meenter kebawah, agar tidak terbentuk 1 baris deret * nantinya.
“for” yang pertama berfungsi untuk menghitung banyak elemen ke samping(horizontal).
“for” yang kedua berfungsi sebagai penghitung elemen dari bawah ke atas(j–), dan mengisinya dengan tanda spasi, sehingga seolah ada segitiga siku-siku kosong dengan pusat di kiri atas.
“for” yang ketiga berfungsi sebagai penghitung elemen ke bawah dan mengisi dengan ” *”. Diisikan spasi sebelum tanda bintang agar terbentuk segitiga sama sisi, jika tidak maka hanya segitiga siku-siku saja yang akan terbentuk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar